Dosen FK UNISMA Tampil Sebagai Presenter dalam Seminar Nasional “The Future of Pharmacy and Health Technology In Degenerative and Tropical Disease”

Fakultas Kedokteran > Berita > Dosen FK UNISMA Tampil Sebagai Presenter dalam Seminar Nasional “The Future of Pharmacy and Health Technology In Degenerative and Tropical Disease”

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang mensupport peningkatan kualitas dosen salah satunya dengan memfasilitasi setiap dosen untuk melakukan publikasi hasil penelitian melalui presentasi oral ataupun poster pada seminar nasional maupun seminar internasional. Fakultas Kedokteran memberikan fasilitas pembiayaan secara penuh bagi dosen yang ingin mengambil kesempatan tersebut. Hal ini disambut baik oleh Dr. Yudi Purnomo, M.Kes., Apt yang merupakan dosen Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang. Beliau mengikuti Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta pada Hari Sabtu 10 Desember 2022.  Dr. Yudi Purnomo, M.Kes., Apt mempresentasikan hasil penelitian beliau dalam bentuk poster ilmiah yang berjudul “Aktifitas anti-diabetes ekstrak dan fraksi daun Pulutan (Urena lobata) dengan Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO)” pada acara Seminar Nasional tersebut.

Seminar Nasional yang diselenggarakan memiliki tema “The Future of Pharmacy and Health Technology In Degenerative and Tropical Disease” dilakukan secara hybrid yakni offline di Hotel Prime Plaza Yogyakarta dan online melalui aplikazi zoom conference.  Keynote speaker, plenary speaker dan narasumber pada seminar tersebut adalah Dr. apt. Dra. Rizka Andalusia, M.Pharm. MARS;  Mohammad Salahuddin, S.T., M.M; dr. Ahmad Hamim Sadewa. PhD; Prof.apt. Enade Perdana Istyastono. PhD. Dr. Yudi Purnom, M.Kes., Apt  mengambil topik tentang diabetes mellitus karena penyaki ini masih menjadi masalah diberbagai negara. Selama ini pengobatan untuk penyakit diabetes mellitus masih menggunakan obat sintetis. Namun karena obat sintetis banyak menimbulkan efek samping, banyak masyarakat beralih mencari alternatif obat herbal. Salah satu tanaman herbal yang memiliki potensi adalah pulutan. Tanaman Pulutan (Urena lobata) secara empiris telah digunakan untuk terapi alternative diabetes mellitus etapi potensi kelompok senyawa aktif yang berperan untuk mengendalikan peningkatan kadar glukosa darah belum pernah dievaluasi. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa Ekstrak etanol Urena lobata, fraksi n-heksan dan fraksi air menurunkan Area Under Curve (AUC) glukosa berturut-turut 20 %, 4 % dan 15 % dibandingkan kelompok kontrol. Sementara obat pembanding glibenklamid menurunkan AUC glukosa sekitar 30 % dan lebih kuat dibandingkan ekstrak dan fraksi Urena lobata.

Leave a Reply

id_IDIndonesian