Tingkatkan Literasi Kesehatan dan Keterampilan Darurat bagi Siswa Sekolah Menengah Atas
Forum Dokter Muda (FDM) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang kembali melaksanakan kegiatan edukatif dan inspiratif di lingkungan sekolah. Kali ini, FDM FK Unisma hadir di SMAN 1 Tumpang melalui dua agenda utama, yakni Safari Publikasi dan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), yang berlangsung pada tanggal 7-8 November 2025.

Kegiatan Safari Publikasi dilaksanakan pada Jumat, 7 November 2025 pukul 12.40-14.00 WIB. Dalam kesempatan ini, tim FDM memperkenalkan lebih dekat dunia perkuliahan di Fakultas Kedokteran UNISMA kepada para siswa. Tidak hanya sekadar mengenalkan program studi, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan motivasi dan semangat belajar bagi generasi muda yang bercita-cita menjadi tenaga medis di masa depan.

Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi diskusi yang dikemas interaktif. Tim FDM memberikan informasi pengetahuan guna meningkatkan literasi kesehatan siswa, berbagi pengalaman seputar kehidupan mahasiswa kedokteran, serta berbagi peluang untuk bergabung dengan Fakultas Kedokteran UNISMA.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mendapatkan gambaran nyata tentang dunia kedokteran yang tidak hanya penuh tantangan, tetapi juga sarat makna pengabdian.

Sementara itu, pelatihan PPGD(Pertolongan Pertama Gawat Darurat) dilaksanakan pada Sabtu, 8 November 2025 pukul 08.00–10.00 WIB. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik terkait empat materi penting, yaitu:
- Bantuan Hidup Dasar (BLS): latihan dasar resusitasi jantung paru (RJP) dan cara membebaskan jalan napas
- Balut dan Bidai: keterampilan membalut luka serta melakukan imobilisasi sederhana pada kasus cedera tulang
- Penanganan Hipotermia: mengenali tanda-tanda penurunan suhu tubuh ekstrem dan langkah pertolongannya
- Penanganan Asma: identifikasi gejala serangan asma serta teknik penanganan awal dengan cepat dan tepat
Sesi pelatihan berlangsung dengan suasana penuh semangat. Para siswa terlibat langsung dalam praktik lapangan yang dipandu oleh tim pemateri FDM. Simulasi dilakukan dengan alat peraga medis sederhana agar peserta memahami cara bertindak saat menghadapi kondisi darurat sehari-hari.
Ketua Pelaksana Kegiatan, M. Ulil Albab, S.Ked., M.Kes., menyampaikan apresiasinya terhadap semangat belajar para peserta serta dukungan dari pihak sekolah. “Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran pentingnya pertolongan pertama di kalangan pelajar. Dengan pengetahuan dasar yang tepat, setiap individu bisa menjadi penolong pertama yang berharga di situasi gawat darurat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, FDM FK Unisma terus berkomitmen untuk berbagi ilmu dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam bidang edukasi kesehatan. Diharapkan, program serupa dapat terus berlanjut ke sekolah-sekolah lain sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang cerdas, peduli, dan sigap menghadapi keadaan darurat.



