FK UNISMA Jadi Tuan Rumah FOKI 2026, Gelar Workshop Penyusunan Kurikulum Keislaman Berbasis OBE

Malang – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (FK UNISMA) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Forum Kedokteran Islam Indonesia (FOKI) Annual Meeting 2026 yang berlangsung pada 8–10 Oktober 2026. Mengawali rangkaian kegiatan tersebut, FOKI menyelenggarakan Workshop Penyusunan Kurikulum Keislaman pada Outcome-Based Education (OBE) pada Kamis (8/10/2026), bertempat di Ruang Singhasari Lantai 1, The Alana Hotel & Convention Center Malang.

Workshop ini diikuti oleh 42 peserta yang berasal dari berbagai fakultas kedokteran dan institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Sejumlah institusi yang berpartisipasi antara lain FKIK Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), FK Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), FKIK Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH Makassar), FK Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, FK Universitas Islam Bandung (UNISBA), FKK Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), FK Universitas YARSI, FK Universitas Abdurrab, FK Universitas Muhammadiyah Palembang, FKIK Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), FK Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), FK Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS), FK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, FK Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), FK Universitas Baiturrahmah, FK UNISMA, FK Universitas Muhammadiyah Mataram, serta FK Universitas Muhammadiyah Semarang.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyampaian kontrak belajar oleh Divisi Pendidikan Kedokteran Islam FOKI, dr. Hj. Rizki Anisa, M.Med.Ed. dari FK UNISMA. Sesi ini menjadi pengantar bagi peserta untuk memahami tujuan, alur, serta target pembelajaran yang ingin dicapai selama workshop. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat terlibat aktif dalam diskusi dan praktik penyusunan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pendidikan kedokteran Islam.

Materi pertama membahas penyusunan blueprint kurikulum keislaman berdasarkan Outcome-Based Education (OBE) yang disampaikan oleh Dr. dr. Yani Istadi, M.Med.Ed., Ph.D. Dalam sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya merancang kurikulum keislaman dengan berorientasi pada capaian pembelajaran yang terukur, terstruktur, dan sesuai dengan kompetensi lulusan yang diharapkan.

Tidak berhenti pada pemaparan materi, peserta juga mengikuti praktik penyusunan blueprint kurikulum dengan pendampingan para fasilitator, yaitu dr. Aisyah, Sp.KFR., Dr. dr. Kusbaryanto, M.Kes., FISPH., FISCM., Sp.KKLP., serta Dr. dr. Titis Nurmasitoh, M.Sc. Melalui sesi praktik ini, peserta berkesempatan mengembangkan rancangan kurikulum sekaligus mendiskusikan berbagai tantangan dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ke dalam sistem pendidikan kedokteran berbasis capaian pembelajaran.

Selanjutnya, materi kedua mengangkat topik asesmen dan pengukuran Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) keislaman berdasarkan Outcome-Based Education (OBE) yang disampaikan oleh dr. Umatul Khoiriyah, M.Med.Ed., Ph.D. Materi ini menekankan pentingnya sistem asesmen yang tepat untuk memastikan bahwa nilai-nilai dan kompetensi keislaman yang ditargetkan dalam kurikulum benar-benar dapat dievaluasi secara sistematis.

Pada sesi ini, peserta kembali mengikuti praktik pengukuran CPL dengan bimbingan dr. Aisyah, Sp.KFR., Dr. dr. Kusbaryanto, M.Kes., FISPH., FISCM., Sp.KKLP., dan Dr. dr. Titis Nurmasitoh, M.Sc. Diskusi dan praktik tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk mengeksplorasi metode penilaian yang sesuai, sekaligus menyelaraskan proses asesmen dengan tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan dalam kurikulum.

Penyelenggaraan workshop ini menjadi salah satu langkah strategis FOKI dalam mendorong penguatan pendidikan kedokteran Islam di Indonesia. Penerapan pendekatan OBE dalam kurikulum keislaman diharapkan mampu membantu institusi pendidikan kedokteran merancang proses pembelajaran yang lebih terarah, dengan capaian kompetensi yang jelas serta metode evaluasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Bagi FK UNISMA, kepercayaan sebagai tuan rumah FOKI Annual Meeting 2026 merupakan kesempatan untuk memperkuat kolaborasi antar perguruan tinggi sekaligus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan kedokteran yang mengintegrasikan kompetensi profesional dengan nilai-nilai keislaman. Forum ini juga menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring akademik, dan membangun kesepahaman dalam meningkatkan kualitas pendidikan dokter muslim di Indonesia.

Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup setelah seluruh sesi materi, praktik, dan diskusi selesai dilaksanakan. Antusiasme peserta selama workshop mencerminkan komitmen bersama untuk terus mengembangkan kurikulum keislaman yang adaptif, terukur, dan berorientasi pada kualitas lulusan.

Melalui kegiatan ini, FOKI diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai wadah kolaborasi institusi pendidikan kedokteran Islam di Indonesia dalam melahirkan dokter muslim yang kompeten, profesional, berintegritas, serta mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam pelayanan kesehatan dan pengabdian kepada masyarakat.