Malang – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (FK UNISMA) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Forum Kedokteran Islam Indonesia (FOKI) Annual Meeting 2026 yang berlangsung pada 8–10 Oktober 2026. Mengawali rangkaian kegiatan tersebut, FK UNISMA menyelenggarakan Workshop Molecular Modelling & Docking (In Silico Methods): Tanaman Herbal sebagai Kandidat Terapi Thibbun Nabawi pada Kamis (8/10/2026), bertempat di Ruang Sriwijaya Lantai 1, The Alana Hotel & Convention Center Malang.
Workshop ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kompetensi akademisi dan peneliti di bidang kedokteran Islam, khususnya dalam pemanfaatan teknologi komputasi untuk penelitian bahan alam dan pengembangan kandidat terapi berbasis tanaman herbal. Melalui pendekatan in silico, peserta diperkenalkan pada metode analisis molekuler yang dapat membantu mengidentifikasi potensi senyawa aktif tanaman herbal serta mempelajari interaksinya dengan target protein yang berkaitan dengan suatu penyakit.
Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Para peserta berasal dari Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (FK UNISSULA), Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS Surakarta), Universitas Muslim Indonesia Makassar (FK UMI Makassar), Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Baiturrahmah Padang, Universitas Muhammadiyah Semarang, Universitas Al-Azhar, Universitas Wahid Hasyim, Universitas Islam Indonesia (UII), serta Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Keikutsertaan peserta dari berbagai daerah ini mencerminkan antusiasme dalam memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan penelitian berbasis teknologi komputasi di bidang kesehatan.

Seluruh rangkaian workshop dibuka dan dipandu oleh Rio Risandiansyah, S.Ked., MP., Ph.D. dari FK UNISMA, yang sekaligus menyampaikan materi secara menyeluruh, mulai dari landasan teori hingga praktik analisis menggunakan sejumlah perangkat lunak dan basis data pendukung penelitian.
Materi diawali dengan pembahasan teori dasar Molecular Dynamics untuk memberikan pemahaman mengenai dinamika interaksi molekul dalam sistem biologis. Selanjutnya, peserta mengikuti praktik pengenalan basis data senyawa aktif dan target protein melalui PubChem, RCSB Protein Data Bank, dan COCONUT. Tahapan ini menjadi fondasi penting dalam penelusuran informasi molekuler yang dibutuhkan sebelum penelitian dilakukan.
Pada sesi berikutnya, peserta mempelajari cara memprediksi target obat menggunakan PASS Online dan SwissTargetPrediction. Praktik kemudian dilanjutkan dengan preparasi protein dan senyawa aktif menggunakan PyMOL dan AutoDockTools (ADT) sebagai tahap persiapan sebelum proses simulasi interaksi molekuler dilakukan.

Memasuki sesi inti, peserta mempraktikkan metode Molecular Docking menggunakan AutoDock Vina dan PyRx. Melalui tahapan ini, peserta mempelajari bagaimana simulasi komputasi dapat digunakan untuk mengevaluasi kemungkinan interaksi antara senyawa aktif tanaman herbal dan protein target. Hasil simulasi selanjutnya dianalisis dan diinterpretasikan menggunakan PyMOL serta Protein–Ligand Interaction Profiler (PLIP) untuk membantu mengidentifikasi interaksi yang terbentuk antara ligan dan protein.
Penyampaian materi yang dipadukan dengan praktik langsung memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami alur penelitian in silico secara lebih sistematis, mulai dari penelusuran senyawa, prediksi target, persiapan struktur molekul, simulasi docking, hingga interpretasi hasil. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta dalam mengembangkan penelitian bahan alam yang lebih terarah, terukur, dan berbasis bukti ilmiah.

Melalui penyelenggaraan workshop ini, FK UNISMA menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ilmu kedokteran dan penelitian bahan alam melalui integrasi teknologi modern dengan potensi tanaman herbal yang digunakan dalam tradisi pengobatan Islam atau Thibbun Nabawi. Kajian ini diharapkan dapat membuka peluang penelitian lebih lanjut terhadap senyawa alami sebagai kandidat terapi, dengan tetap memerlukan validasi melalui penelitian eksperimental dan tahapan pengujian ilmiah lanjutan.
Sebagai tuan rumah FOKI Annual Meeting 2026, FK UNISMA tidak hanya memfasilitasi pertemuan akademisi kedokteran Islam dari berbagai institusi, tetapi juga menghadirkan ruang pembelajaran kolaboratif yang mendorong peningkatan kapasitas penelitian, pertukaran pengetahuan, dan penguatan jejaring akademik. Kegiatan hari pertama ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi untuk mengembangkan ilmu kedokteran Islam yang inovatif, berlandaskan nilai-nilai keislaman, dan berorientasi pada kemajuan ilmu pengetahuan serta pelayanan kesehatan masyarakat.

