Yogyakarta, 13 September 2026 – Dosen Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (FK UNISMA), Nugroho Wibisono, turut berpartisipasi dalam Pertemuan Ilmiah & Ekshibisi (PIE) dan KONFERDA Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) Daerah Istimewa Yogyakarta yang diselenggarakan pada 11–13 September 2026 di Yogyakarta.
Dalam kegiatan ilmiah tersebut, apt. Nugroho Wibisono, M.Si. berkesempatan menyampaikan presentasi oral dengan judul penelitian “Analisis Potensi Interaksi Obat pada Resep Obat Antihiperlipidemia di Apotek Kabupaten Malang.”
Penelitian tersebut mengangkat isu penting dalam pelayanan kefarmasian, khususnya terkait potensi interaksi obat pada penggunaan obat antihiperlipidemia. Kajian ini menjadi relevan karena pasien dengan gangguan lipid sering memperoleh terapi yang melibatkan lebih dari satu obat sehingga memerlukan perhatian terhadap potensi interaksi yang dapat memengaruhi keamanan dan efektivitas terapi.
Melalui penelitian ini, analisis potensi interaksi obat dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai kemungkinan terjadinya interaksi pada resep obat antihiperlipidemia yang ditemukan di apotek di Kabupaten Malang. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi salah satu sumber informasi bagi tenaga kefarmasian dalam melakukan pengkajian resep serta meningkatkan penerapan pelayanan kefarmasian yang berorientasi pada keselamatan pasien.
Presentasi oral pada forum ilmiah tersebut juga menjadi kesempatan untuk mendiskusikan hasil penelitian dengan para akademisi dan praktisi kefarmasian. Forum seperti PIE dan KONFERDA PD IAI DI Yogyakarta memiliki peran penting dalam mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar pengetahuan, pengalaman, serta perkembangan terbaru dalam praktik dan penelitian kefarmasian.
Keikutsertaan beliau dalam kegiatan ini sekaligus memperkuat kontribusi dosen Program Studi Farmasi FK UNISMA dalam pengembangan penelitian di bidang farmasi klinik dan pelayanan kefarmasian, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan obat secara rasional, keamanan terapi, dan identifikasi potensi masalah terkait obat.
Kegiatan ilmiah ini diharapkan dapat memperluas jejaring akademik dan profesional serta membuka peluang kolaborasi penelitian antara institusi pendidikan, tenaga kefarmasian, dan berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan pelayanan kefarmasian di Indonesia.
Dengan aktif berpartisipasi dalam forum ilmiah nasional, Program Studi Farmasi FK UNISMA terus mendorong dosen untuk menghasilkan dan mendiseminasikan penelitian yang memiliki relevansi dengan kebutuhan praktik kefarmasian dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

