Prodi Administrasi Rumah Sakit FK UNISMA Siapkan Asesmen Lapangan dengan Totalitas dan Sinergi

MALANG — Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (FK UNISMA) menyiapkan pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) Program Studi Administrasi Rumah Sakit (ARS) dengan persiapan yang matang dan melibatkan berbagai unsur kelembagaan. Ikhtiar tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian asesmen akreditasi pertama Prodi ARS dapat berlangsung secara optimal, tertib, dan sesuai dengan standar mutu pendidikan tinggi kesehatan.

Persiapan tidak hanya dilakukan pada aspek administratif dan kelengkapan dokumen, tetapi juga mencakup kesiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, proses pembelajaran, hingga koordinasi lintas unsur di lingkungan FK UNISMA. Seluruh elemen dipersiapkan sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan proses asesmen yang mencerminkan kondisi nyata penyelenggaraan pendidikan di Prodi ARS.

Menariknya, persiapan tersebut juga diawali dengan istighosah bersama pada Sabtu (12/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar spiritual menjelang pelaksanaan asesmen lapangan yang dimulai pada Senin (14/9/2026). Istighosah melibatkan berbagai unsur, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga lembaga dan mitra yang memiliki kerja sama dengan FK UNISMA. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa persiapan asesmen tidak dipandang sebagai tanggung jawab program studi semata, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar bersama seluruh keluarga besar FK UNISMA dan jejaring mitranya.

Melalui kegiatan tersebut, FK UNISMA membangun semangat kebersamaan sekaligus memohon kelancaran untuk seluruh rangkaian proses asesmen. Ikhtiar spiritual tersebut berjalan beriringan dengan persiapan akademik dan kelembagaan yang telah dilakukan jauh sebelumnya. Persiapan kemudian memasuki tahap pelaksanaan pada Senin (14/9/2026), yang bertepatan dengan momentum Dies Natalis ke-21 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang. Dua agenda tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen FK UNISMA dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan.

Bagi FK UNISMA, usia 21 tahun bukan hanya penanda perjalanan waktu, tetapi juga menjadi momentum untuk melihat kembali berbagai capaian sekaligus mempersiapkan langkah pengembangan di masa mendatang. Dalam konteks tersebut, asesmen lapangan Prodi ARS menjadi salah satu bagian dari perjalanan penguatan mutu pendidikan kesehatan.

Persiapan asesmen melibatkan unsur Yayasan, Rektorat, Fakultas, Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta stakeholder. Sinergi tersebut diwujudkan melalui koordinasi, penyiapan dokumen, penataan sarana dan prasarana, serta kesiapan personel yang akan terlibat selama proses asesmen.

Berbagai fasilitas pendidikan juga dipersiapkan untuk menunjukkan dukungan lingkungan akademik terhadap proses pembelajaran Prodi ARS. Mulai dari ruang perkuliahan, laboratorium, ruang simulasi, hingga Mini Hospital dipastikan dalam kondisi siap untuk mendukung proses asesmen.

Mini Hospital menjadi salah satu fasilitas yang mendapat perhatian dalam persiapan karena memiliki keterkaitan dengan pengembangan pembelajaran Prodi ARS. Melalui fasilitas tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman pembelajaran berbasis simulasi yang mendekati konteks pelayanan rumah sakit.

Prodi ARS juga mengembangkan konsep layanan prima dan smart hospital berbasis teknologi digital. Pemanfaatan teknologi tersebut diarahkan untuk mendukung alur pelayanan yang cepat, efektif, dan efisien sekaligus memberikan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan perkembangan transformasi digital di sektor kesehatan.

Kesiapan tersebut menjadi bagian dari upaya FK UNISMA untuk memastikan bahwa fasilitas yang dimiliki tidak hanya tersedia secara fisik, tetapi juga benar-benar mendukung proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Selain sarana dan prasarana, kesiapan sumber daya manusia menjadi perhatian penting. Dosen dan tenaga kependidikan dipersiapkan sesuai dengan peran masing-masing, sementara mahasiswa dan stakeholder juga dilibatkan untuk memberikan gambaran mengenai proses pendidikan dan hubungan Prodi ARS dengan lingkungan eksternal.

Seluruh persiapan tersebut menjadi buah dari kerja kolektif yang telah dilakukan sejak tahap penyusunan evaluasi diri hingga penyiapan berbagai data dukung akreditasi. Proses panjang tersebut membutuhkan koordinasi, ketelitian, dan komitmen dari berbagai pihak. Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang, dr. Rahma Triliana, M.Kes., Ph.D., menyampaikan harapan agar seluruh proses asesmen dapat berjalan lancar dan Prodi ARS memperoleh akreditasi. Semangat tersebut dirangkum dalam pesan sederhana namun kuat, “Totalitas, Integritas, Berkualitas.”

Pesan tersebut menjadi representasi semangat FK UNISMA dalam menghadapi asesmen lapangan. Totalitas diwujudkan melalui persiapan yang menyeluruh, integritas melalui keterbukaan dan kesungguhan dalam menjalankan proses, sementara kualitas menjadi orientasi utama dalam pengembangan pendidikan.

Asesmen lapangan Prodi ARS pada 14–16 September 2026 dengan demikian bukan sekadar agenda akreditasi. Proses tersebut menjadi momentum untuk menunjukkan kesiapan, melakukan refleksi, dan memperkuat budaya mutu yang telah dibangun bersama.

Dengan persiapan akademik, administratif, sarana-prasarana, sumber daya manusia, serta ikhtiar spiritual yang dilakukan secara bersama, FK UNISMA meneguhkan komitmen menyambut Asesmen Lapangan Prodi ARS dengan totalitas, integritas, dan orientasi pada kualitas.