Farmasi FK UNISMA Ajak Generasi Z Kenal Wedang Uwuh sebagai Minuman Herbal Berkhasiat

Malang – Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (FK UNISMA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan bertajuk “Sosialisasi Tingkat Pengetahuan dan Demonstrasi Pembuatan Minuman Herbal” ini diselenggarakan pada Kamis, 11 Desember 2025, di SMA Islam Al Ma’arif Singosari, Kabupaten Malang.

Kegiatan tersebut diawali dengan sambutan dari pihak sekolah dan perwakilan Program Studi Farmasi FK UNISMA. Selanjutnya, para siswa mengikuti sesi penyuluhan mengenai obat tradisional, khususnya wedang uwuh sebagai salah satu jenis jamu khas Indonesia, yang dikemas secara interaktif dan komunikatif.

Dalam sesi penyuluhan, siswa diperkenalkan dengan karakteristik wedang uwuh, manfaatnya bagi kesehatan, serta pentingnya penggunaan minuman herbal secara aman dan sesuai dengan kaidah kesehatan. Materi disampaikan dengan pendekatan yang mudah dipahami agar siswa dapat mengenal kembali peran jamu sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Selain penyuluhan, kegiatan ini juga diisi dengan demonstrasi pembuatan wedang uwuh sebagai contoh praktik pembuatan minuman herbal. Melalui kegiatan tersebut, siswa memperoleh pengalaman langsung mengenai proses pembuatan wedang uwuh yang benar. Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, tim Program Studi Farmasi FK UNISMA melaksanakan pre-test dan post-test sebelum dan sesudah kegiatan.

Penanggung jawab kegiatan, Denis Mery Mirza, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kembali ramuan tradisional berkhasiat yang mulai jarang dikenal oleh generasi muda, khususnya Generasi Z.

“Saat ini banyak ramuan tradisional berkhasiat yang mulai ditinggalkan oleh generasi muda. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan kembali jamu dan minuman herbal sebagai bagian dari warisan budaya bangsa yang memiliki manfaat kesehatan berbasis ilmiah,” ujarnya.

Pihak SMA Islam Al Ma’arif Singosari menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi diskusi serta praktik pembuatan jamu. Program Studi Farmasi FK UNISMA berharap kegiatan pengabdian kepada masyarakat seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.