Giatkan PHBS, FK UNISMA dan Puskesmas Sumberpucung Mengajak Siswa SD untuk Bermain Perut Raksasa

MALANG – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (FK UNISMA) bekerjasama dengan Puskesmas Sumberpucung mengadakan program penggiatan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan  pencegahan diare untuk anak tingkat sekolah dasar melalui permainan “Perut Raksasa“ pada tanggal 14 Oktober 2025 di SDN 11 Sumberpucung.

Nama program tersebut berasal dari alat “Permainan Ular Tangga Raksasa” terdiri dari papan ular tangga, kartu pertanyaan dan aktifitas melangkah yang terdengar sederhana namun memiliki kesan yang ringan, mudah dikenali, dan mudah diingat khususnya oleh anak sekolah dasar. Sebanyak 58 siswa ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan belajar sekaligus bermain secara berkelompok maupun perseorangan yang diharapkan dapat membantu siswa memahami konsep PHBS dan pengetahuan pencegahan diare dengan lebih baik.

Mengusung konsep belajar sambil bermain, permainan “Perut Raksasa” dirancang untuk memperkenalkan anak-anak pada pentingnya menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk menunjang kesehatan dengan konsep yang sederhana dan mudah dipahami. Aktifitas edukasi PHBS meliputi pengenalan  kebersihan diri, kebersihan lingkungan, pentingnya mencuci tangan pakai sabun, serta contoh penerapan PHBS di lingkungan sekolah. Anak-anak diperkenalkan juga tentang konsep penyakit diare, tanda bahaya diare, serta bagaimana mencegah penyakit diare  melalui kebiasaan sehat juga disampaikan melalui media tersebut.

Kegiatan ini dipimpin oleh dr. Muhammad Arif Surjadi, MMRS, selaku dosen prodi Administrasi Rumah Sakit dan pembimbing klinis FK UNISMA. Dalam keterangannya, beliau menyampaikan apresiasi atas semangat para siswa dalam belajar dan pentingnya edukasi kesehatan sejak dini.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan edukatif yang menyenangkan namun bermakna. Dengan metode permainan, anak-anak lebih mudah memahami dan mengingat pesan-pesan kesehatan yang kami sampaikan. Kami berharap perilaku hidup bersih dan sehat dapat mulai dibentuk sejak usia sekolah dasar dan menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar dr. Arif.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut melibatkan lima dokter muda dari FK UNISMA yang berperan aktif dalam memberikan edukasi dan memandu jalannya permainan, yaitu Milanti Tawang Kartika, S.Ked, Shafa Salsabila Rosa, S.Ked, Hasanatul Maulidiyyah, S.Ked, Firdha Arifa, S.Ked, dan Alya Ihza Azhari, S.Ked.

Kelima dokter muda tersebut mendampingi siswa secara langsung dalam setiap sesi permainan, menjelaskan materi dengan bahasa yang mudah dipahami, serta memberikan apresiasi kepada siswa yang aktif dan mampu menjawab pertanyaan dengan benar.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari drg. Rahmawati Daha, selaku Kepala Puskesmas Sumberpucung, serta dr. Mentari, yang turut mendampingi sebagai dokter fungsional Puskesmas Sumberpucung sekaligus pembimbing di lapangan. Keduanya menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari promosi kesehatan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar.

“Edukasi yang dikemas dengan cara menyenangkan seperti ini sangat efektif untuk menjangkau anak-anak. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas ke sekolah-sekolah lainnya,” ujar drg. Rahmawati. (*)


Sumber: TIMES INDONESIA