Kegiatan Lokakarya Pembuatan Program Pengabdian Masyarakat di Desa Binaan, Tahun Akademik 2024/2025 yang didanai oleh hibah pengembangan prodi UNISMA dilaksanakan di Ruang Seminar Syekh Yusuf Al Makassari Lantai 3 Gedung Al-Asy’ari FK UNISMA pada hari Sabtu 6 Juli 2024. Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh dosen FK UNISMA dengan narasumber Kepala Desa Donowarih, Bapak Sujoko. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengetahui permasalahan desa yang sedang terjadi dan ditindaklanjuti dengan kegiatan program pengabdian masyarakat FK UNISMA kedepannya.

Sambutan pertama oleh Dekan FK UNISMA dr. Rahma Triliana, M.Kes., Ph.D. Beliau menyampaikan dengan hadirnya Kepala Desa Donowarih diharapkan program-program pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan oleh FK UNISMA lebih tepat sasaran, bermanfaat bagi desa, dan lebih cepat tercapainya cita-cita desa.

Sambutan selanjutnya oleh Kepala Desa Donowarih, Bapak Sujoko. Beliau menyampaikan rasa terima kasih sudah bersedia menerima Desa Donowarih menjadi desa binaan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang. Untuk permasalahan di desa, beliau menyampaikan bahwa yang pertama Desa Donowarih masih kekurangan air bersih, pihak desa sudah berinisiatif membuat sumur tetapi tidak mengetahui apakah air tersebut layak konsumsi atau tidak.
Permasalahan kedua adalah masalah pembuangan sampah, Desa Donowarih sudah mempunyai tempat pembuangan sampah terakhir, namun pengelolahannya masih kurang maksimal, sampah yang menumpuk dibakar melalui cerobong asap dan pengeluaran asapnya kurang dikelola dengan baik sehingga dapat menimbulkan polusi.
Permasalahan ketiga adalah stunting yang dialami warga, setelah pandemi covid-19 pemeriksaan bayi/balita tidak dilakukan secara benar, data yang tercatat tidak melalui pemeriksaan. Selanjutnya penyakit gondok juga masih banyak dialami oleh warga Desa Donowarih. Permasalahan kesehatan jiwa ODGJ juga masih ada di Desa Donowarih yang disebabkan oleh keturunan, depresi, maupun masalah ekonomi dan juga berkali-kali dirujuk ke rumah sakit jiwa.
“kesadaran kesehatan, mencintai diri sendiri, itu yang sangat dibutuhkan masyarakat kami”, imbuh kepala Desa Donowarih.

Setelah sambutan dari narasumber Kepala Desa Donowarih, dilanjutkan dengan tanya jawab diskusi dengan peserta dosen dan pemimpin FK UNISMA terkait tindak lanjut dari permasalahan yang dialami desa.

Rangkaian acara terakhir dengan Kepala Desa Donowarih merupakan pemberian cinderamata oleh FK UNISMA kepada Kepala Desa Donowarih serta dilanjutkan dengan foto bersama seluruh peserta. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi internal antara seluruh peserta untuk membahas kelanjutan program yang akan dilaksanakan di Desa Donowarih

