Mini Conference Batch 2 Tahun 2026 FK UNISMA: Mengasah Kapasitas Akademik dan Mentalitas Global Calon Tenaga Kesehatan

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (FK UNISMA) kembali menyelenggarakan Mini Conference Batch 2 Tahun 2026 pada Selasa, 11 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Bundar Al-Asyari Lantai 3, Ruang Seminar Syekh Yusuf Al Makassari FK UNISMA, dan diikuti oleh 11 peserta yang merupakan mahasiswa Program Studi Kedokteran dan Farmasi FK UNISMA.

Acara dibuka dengan penuh khidmat dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Syubbanul Wathon dan Sholawat Nuril Anwar, yang semakin menguatkan nuansa nasionalisme dan nilai-nilai keislaman sebagai karakter khas FK UNISMA.

Dalam sambutannya, Dekan FK UNISMA, dr. Rahma Triliana, M.Kes., PhD, memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh peserta. Beliau menyampaikan bahwa Mini Conference ini bukan sekadar ajang presentasi penelitian, tetapi merupakan langkah awal untuk menyiapkan diri menghadapi forum ilmiah yang lebih luas, termasuk seminar dan konferensi internasional.

“Mini conference adalah jalan pembuka bagi kalian untuk melangkah ke panggung ilmiah internasional. Dengan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa presentasi, kalian sedang melatih kepercayaan diri, kemampuan komunikasi ilmiah, serta kesiapan akademik untuk bersaing secara global,” ungkap beliau. Dekan juga menekankan pentingnya keberanian menyampaikan gagasan ilmiah serta kemampuan mempertahankan argumen secara akademis sebagai bagian dari proses pembentukan profesional kesehatan yang unggul.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber, Dr. dr. H. Marindra Firmansyah, M.Med.Ed, yang juga merupakan dosen FK UNISMA. Beliau membawakan materi berjudul “The Holistic Doctor-to-be: Menakar Peran IQ, EQ, SQ, dan SI dalam Mencetak Lulusan Kedokteran yang Unggul.

Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa menjadi dokter yang unggul tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual (IQ), tetapi juga harus diimbangi dengan kecerdasan emosional (EQ) untuk membangun empati kepada pasien, kecerdasan spiritual (SQ) sebagai landasan nilai dan integritas, serta kecerdasan sosial (SI) dalam membangun kolaborasi tim kesehatan. Konsep dokter holistik ini menjadi pondasi penting dalam membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, beretika, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang humanis.

Memasuki sesi inti, para peserta mempresentasikan hasil penelitian mereka dalam dua ruangan yang berbeda.

  • Room 1 diuji oleh dosen eksternal FK UNISMA dari Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNISMA bersama dr. Rahma Triliana, M.Kes., PhD.
  • Room 2 diuji oleh dr. Dewi Martha Indria, M.Kes., IBCLC dan dr. Lutfi Rachman, MMRS.

Setiap peserta memaparkan hasil penelitiannya dalam bahasa Inggris, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif dan konstruktif. Para penguji memberikan masukan yang komprehensif, mulai dari aspek metodologi, analisis data, hingga teknik penyampaian presentasi ilmiah. Hal ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam meningkatkan kualitas penelitian dan kemampuan komunikasi akademik.

Sebagai penutup kegiatan, diumumkan penghargaan Best Oral Presentation. Dari Room 1, penghargaan diraih oleh Adam Billy Maulana, yang sekaligus dinobatkan sebagai Best Presenter Mini Conference Batch 2 Tahun 2026. Sementara dari Room 2, penghargaan diraih oleh Ananda Medina Habibah Rachman.

Melalui Mini Conference Batch 2 Tahun 2026 ini, FK UNISMA kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong budaya riset, meningkatkan kompetensi presentasi ilmiah berstandar internasional, serta membentuk lulusan Kedokteran dan Farmasi yang unggul, profesional, dan berkarakter Islami.